Saturday, February 29, 2020

Manfaat Cabe Merah

Edit Posted by with No comments
Cabai Merah
Cabai merah merupakan komoditas sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan banyak diusahakan oleh petani di dataran rendah hingga di dataran tinggi. Penanamannya sanggup dilakukan di lahan sawah maupun lahan kering.

Cabai merah biasanya sering dipakai untuk memasak biar kuliner terasa lezat dan pedas. Cabai merah sering dipakai di hampir setiap kuliner nusantara. Namun, masih banyak yang tidak mengetahui apa saja manfaat cabe merah bagi kesehatan.

Di pasaran, terdapat aneka macam jenis cabe yang mungkin telah kita kenal, menyerupai cabe hijau, cabe merah, cabe rawit, cabe paprika dan lainnya.

Penulis akan membagikan informasi perihal manfaat cabe merah bagi kesehatan badan manusia.

Penyakit yang Dapat Diobati

Cabai rasanya pedas, sifatnya panas. Buah berguna stimulan, meningkatkan nafsu makan (stomakik), peluruh keringat (diaforetik), perangsang kulit, dan sebagai obat gosok.

Bagian yang Digunakan

Bagian yang dipakai yakni buah dan daun.

Indikasi

Buah dipakai untuk pengobatan: rematik, sariawan, sakit gigi, influenza, dan meningkatkan nafsu makan.

Getah daun muda dipakai untuk: mempermudah persalinan.

Cara Pemakaian

Untuk obat yang diminum;

Rebus atau keringkan 0,5-1 g buah, kemudian haluskan hingga menjadi serbuk.

Untuk pemakaian luar;

Rebus 0,5-1 g buah, kemudian air rebusannya dipakai sebagai obat kompres. Selain itu, buah cabe sanggup dicampur dengan materi lain untuk obat gosok.

Getah daun muda dipakai untuk pengobatan luka, bisul, dan sakit gigi.

Cotoh Pemakaian di Masyarakat

1. Rematik

Seduh 10 g serbuk buah cabe merah dalam 1/2 gelas air panas. Aduk hingga rata dan diamkan beberapa menit. Hasil seduhannya dibalurkan pada bab badan yang sakit.

2. Luka, nanah

Oleskan minyak sayur pada beberapa helai daun cabai, kemudian layukan di atas api kecil. Tempelkan daun cabe tersebut selagi hangat pada bab kulit yang terluka.

Komposisi

Buah mengandung kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A, C), damar, zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, dan lutein. Selain itu, juga mengandung mineral, menyerupai zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin.

Zat aktif kapsaisin berguna sebagai stimulan. Jika seseorang mengonsumsi kapsaisin terlalu banyak akan mengakibatkan rasa terbakar di ekspresi dan keluarnya air mata.

0 comments:

Post a Comment